Profil
Ibu Anandini Medianty Nababan, yang kerap disapa Dhini, adalah seorang wanita berdarah Batak tulen. Beliau lahir di Medan, pada tanggal 13 April 1993. Beliau menempuh pendidikan formal dari SD hingga S1 di Medan. Setelah lulus dari Program Studi S1 Ilmu Komputer Universitas Sumatera Utara (USU), beliau melanjutkan pendidikannya di Program Studi Magister Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan mendapatkan beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Ibu Dhini mempresentasikan penelitian tesisnya pada tahun 2019 di International Conference on Electrical Engineering and Informatics (ICEEI), salah satu konferensi IEEE, di Bandung. Beliau pernah bekerja di Xtremax Bandung dan PT. Sanggar Jaya Abadi sebagai software developer, kini beliau menjadi instruktur pemrograman di Binus Center, selain menjadi dosen di Program Studi S1 Ilmu Komputer USU.
Ketika Bu Dhini masih muda, ia pernah memenangkan beberapa kontes menyanyi di Gereja Batak Karo Protestan (GBKP). Beliau masih aktif sebagai pemimpin nyanyian di gereja tersebut sampai sekarang. Selain itu, beliau juga mengajar sekolah minggu untuk anak-anak dan remaja di GBKP. Kegiatan organisasi lainnya adalah mengelola Mata Garuda LPDP.
Ibu Dhini pernah mengikuti beberapa pelatihan, yaitu Cisco Python Professional Academy Program dan CCNA Network Engineer for Trainers dari Digital Talent Scholarship, serta Program In House Training Bina Nusantara dalam Implementasi Java. Ia menyadari bahwa kita harus mensyukuri segala sesuatu yang kita miliki karena itu adalah anugerah dari Tuhan. Tugas kita adalah belajar untuk merasa puas dan "melakukan yang terbaik dari apa yang kita miliki". Selanjutnya, serahkan hasilnya kepada Sang Pencipta karena Dia tahu apa yang terbaik untuk kita.
Melakukan yang terbaik dari apa yang ada