SIGAP Covid-19 Bot, Layanan Chatbot Karya Mahasiswa Fasilkom-TI, USU untuk Media Edukasi, Pemantauan dan Pengecekan Resiko Covid

WhatsApp Image 2020 04 19 at 13.45.57Penyebaran virus novel coronavirus 2019 yang dikenal sebagai Covid-19 telah menjangkau lebih dari 150 lebih negara di dunia, salah satunya Indonesia. Sampai berita ini diturunkan pada tanggal 18 April 2020, jumlah penderita Covid -19 terkonfirmasi di Indonesia telah mencapai angka 6.248 orang dengan 525 orang meninggal dunia dan 631 pasien dinyatakan sembuh. Jumlah ini masih menunjukkan peningkatan dari hari ke hari sehingga diperlukan langkah-langkah pencegahan yang tepat dan sesuai.

Seiring dengan kemajuan Teknologi Informasi, telah banyak informasi yang tidak relevan diterima oleh masyarakat melalui berbagai media sosial. Hal ini tentunya akan berdampak pada disinformasi yang dapat berdampak pada penurunan kedisiplinan masyarakat dalam mendukung upaya pemerintah untuk menekan penyebaran Covid -19 melalui langkah-langkah yang telah ditetapkan baik oleh pemerintah pusat maupun daerah. Beranjak dari hal ini mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (Fasilkom-TI), Universitas Sumatera Utara (USU) berinisiatif untuk menghadirkan suatu layanan chatbot melalui aplikasi pengirim pesan instan LINE, yang diberi nama dengan SIGAP Covid-19 Bot.

Tim pengembangan SIGAP Covid-19 Bot ini terdiri dari dua orang mahasiswa yang dibimbing oleh seorang dosen. Kedua orang mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa Angkatan 2017 yaitu Muhammad Bagus Syahputra Tambunan dan Rogate Sola Fide yang telah mengembangkan layanan chatbot sejak akhir bulan Maret dimana perancangan dan pembuatan layanan ini dibimbing oleh bapak Indra Aulia, S.TI., M.Kom yang merupakan dosen di Fasilkom-TI USU. SIGAP Covid-19 Bot dilengkapi dengan berbagai fitur yang dapat membantu masyarakat dalam memperoleh informasi terkait Covid-19 di Indonesia. Fitur yang ditawarkan oleh SIGAP Covid-19 Bot yaitu pertama berkaitan dengan informasi umum dan khusus terkait Covid -19 yang bersumber dari WHO dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, fitur kedua adalah informasi kasus Covid -19 di Indonesia, khususnya Sumatera Utara dan Kota Medan, fitur ketiga adalah infografis tentang Covid -19 kemudian juga ada fitur “hoax buster “ yaitu fitur yang menyajikan berita atau informasi mana yang merupakan hoax, dan fitur yang terakhir adalah media untuk melakukan pengecekan mandiri dalam mendeteksi resiko terjangkit COVID-19 sedini mungkin, sehingga pengguna dapat menentukan apa yang harus dilakukan jika ada gejala tertentu yang mereka rasakan.

Data dan informasi ini diambil dari berbagai laman resmi pemerintah dan non pemerintah yang memiliki tingkat relevansi dan kepercayaan yang sangat baik. Untuk meningkatkan kemampuan SIGAP Covid-19 Bot, tim juga menyediakan fitur saran untuk digunakan oleh pengguna dalam memberikan masukan dalam pengembangan layanan SIGAP Covid-19 Bot kedepannya. Harapannya aplikasi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia dalam memperoleh data dan informasi terpercaya di situasi pandemik Covid -19, sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan kepedulian dan kedisiplinan masyarakat dalam memutus penyebaran Covid-19 di Indonesia. Layanan ini diharapkan juga menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat dari sekian banyak bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bisa dilakukan oleh sivitas akademika Fasilkom-TI USU dalam membantu negara di dalam menyelesaikan permasalahan pandemik Covid -19.